Jelang Arus Mudik, Polisi Minta Dinas Binamarga Segera Perbaiki Jalan

jalan rusak jonggol
CIANJURNEWS.COM – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Cianjur, diminta melakukan perbaikan jalur alternatif menjelang musim mudik. Selain itu, marka dan rambu-rambu jalan pun didesak untuk diperbaharui, karena saat ini sejumlah titik di jalur alternatif maupun utama rusak.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga soal pekerjaan jalan karena masih ada jalan yang berlubang. Menurut dinas terkait akan segera diperbaiki, katanya H-7 pas awal musim mudik sudah bagus, sudah bisa dilewati, kita lihat nanti. Karena penting bagi keselamatan pengguna jalan,” ujar Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu melalui Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Wahyudi.
Selain kondisi jalan, kata dia, polisi pun mendesak perbaikan marka jalan. Terutama pada jalur prioritas yang dilalui pemudik. Menurutnya, Cianjur merupakan titik pertemuan jalur mudik dari arah Jakarta menuju Bandung. Setidaknya terdapat dua jalur utama menuju Bandung, jalur melalui Sukabumi atau Puncak Bogor yang keduanya melewati Cianjur.
“Kalau Cianjur semua jurusan, dari Sukabumi menuju Bandung melewati Warungkondang. Kemudian dari Bogor melalui puncak akan melewati Pasar Cipanas, Sederhana. Titik temunya nanti di Ciranjang,” ujarnya.
Sejauh ini, ujar dia, Polres Cianjur tengah melakukan sejumlah persiapan menghadapi musim mudik. Di antaranya menggelar koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan juga menyusun beberapa rencana rekayasa jalan. Disinggung mengenai adanya buka tutup jalan, Wahyudin mengatakan hal tersebut disesuaikan dengan volume kendaraan.
“Buka tutup jalur melihat situasi, kalau padat buka tutup jalur lalu lintas bisa dilakukan. Yang akan dilalui jalur Puncak, Ciranjang, dan alternatif via Jonggol. Biasanya H-3 itu di Ciranjang, Cipanas, ada kenaikan untuk kepadatan. Kami terus pantau,” terangnya.
Wahyudin menambahkan, bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2015 akan dilakukan tujuh hari sebelum dan sesudah lebaran. Satlantas Polres Cianjur sedikitnya akan menurunkan 200 personil yang tersebar di seluruh titik. Begitupun polisi wanita yang ditugaskan di tiap pos.
Sementara itu, salah seorang warga Cianjur, Mamat, 30, berharap pemerintah melakukan perbaikan jalan di jalur alternatif Jakarta-Bandung via Jonggol. Menurut dia, kondisi jalan di jalur tersebut membahayakan. Terdapat sejumlah lubang di beberapa titik serta tidak adanya penerangan jalan. “Saya rasa ini penting dan harus segera dilakukan karena takutnya nanti keburu musim mudik terus banyak yang ngelewat,” katanya.

No Responses

Comments are closed.

Read previous post:
sidang-putusan-chep-cianjur-_-1_20150604_113419
Ketum Garis Divonis 6 Bulan Penjara, Pendukung dan Polisi Bentrok

CIANJURNEWS.COM – Vonis enam bulan penjara terhadap Ketua Gerakan Reformasi Islam (Garis) Chep Hernawan, 67, dalam kasus penipuan, yang di...

pendaki tewas
Diduga Kedinginan, Mahasiswa IKJ Tewas Saat Mendaki Gunung Pangrango

CIANJURNEWS.COM – Seorang pendaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Kabupaten Cianjur tewas saat tengah berada di lokasi pendakian. Korban...

Prostitusi-Online-via-BBM
Orang Tua Laporkan Adanya Praktik Prostitusi Online

CIANJURNEWS.COM – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, menerima laporan adanya praktik prositusi melalui dunia maya...

uang-palsu
Polsek Ciranjang Temukan Puluhan Lembar Upal Didalam Mobil

CIANJURNEWS.COM - Jajaran petugas dari Polsek Ciranjang Kabupaten Cianjur berhasil menemukan ratusan lembar uang palsu (upal) dari sejumlah negara, Rabu...

kejari-cianjur
Buron Satu Tahun, Mantan Kades Diciduk

CIANJURNEWS.COM - Tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, berhasil menangkap buronan tersangka korupsi Dana Desa Peradaban,...

Close