Ketum Garis Divonis 6 Bulan Penjara, Pendukung dan Polisi Bentrok

sidang-putusan-chep-cianjur-_-1_20150604_113419
CIANJURNEWS.COM – Vonis enam bulan penjara terhadap Ketua Gerakan Reformasi Islam (Garis) Chep Hernawan, 67, dalam kasus penipuan, yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur, berakhir ricuh. Ratusan pendukung Chep yang tidak terima hasil putusan melempari kantor pengadilan dengan sejumlah batu, akibatnya bentrok massa pendukung Chep dan aparat polisi tidak terelakan.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah pendukung dan polisi mengalami luka. Tiga anggota Polisi dilarikan ke IGD RSUD Cianjur karena mengalami luka pada bagian kepala akibat lemparan batu. Sementara, tiga orang pendukung yang diduga sebagai provokator keributan massa diamankan. Satu orang di antaranya diringkus setelah kedapatan membawa senjata tajam dalam tas yang dibawanya.
Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sayyed Tarmizi, menyatakan Chep bersalah dalam kasus penipuan proyek instrastruktur fiktif yang mengatasnamakan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2010. Chep dihukum enam bulan penjara, dipotong masa tahanan dua bulan.
Berdasarkan pantauan, sesaat setelah hakim mengetok palu, Chep sempat berteriak menyatakan hukum di Indonesia sudah mati.”Keadilan sudah mati, setingkat saya sudah sulit mencari keadilan, apalagi tukang becak, apalagi masyarakat kecil,” teriaknya.
Aksi tersebut sontak menyulut reaksi dari para pendukung untuk melakukan hal serupa. Kondisi semakin memanas saat para pendukung Chep melempari gedung pengadilan dengan sejumlah batu berukuran kepalan tangan orang dewasa. Aksi tersebut berlanjut hingga ke jalan raya. Para pendukung tersebut kemudian terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian yang mencoba mengendalikan suasana.
Kapolres Cianjur, AKBP Asep Guntur Rahayu menyatakan ratusan massa tersebut bereaksi karena merasa putusan hakim keliru. Selain melempari gedung pengadilan dengan batu, kata dia, massa pun mengejek petugas kepolisian.
“Saya melihat sendiri dari depan karena ketidakpuasan ada ejekan yang disampaikan pada anggota polisi dengan kata-kata ‘hansip’ lalu kemudian ada pelemparan. Ada beberapa anggota yang kena lemparan, kena batu tapi alhamdulillah bisa kami normalisir,” katanya.
Kapolres menyatakan ketiga orang oknum pendukung yang ditahan akan diproses hukum. “Sementara yang kami amankan, ada juga yang bawa senjata tajam, itu yang nanti kami proses hukum,” ujarnya.
Chep dinyatakan terbukti melakukan penipuan dengan total kerugian Rp150 juta. Sebelumnya diungkapkan Chep telah mengembalikan uang tersebut sebesar Rp100 juta. Namun dalam fakta pengadilan, pengembalian tersebut tidak terbukti. Chep didakwa melanggaran pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Meski terbukti, namun vonis yang dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 1 tahun penjara. Namun, menurut Hakim Ketua Sayyed Tarmizi pengadilan memiliki pertimbangan lain. Usia dan kondisi kesehatan Chep menjadi unsur yang meringankan hukum tersebut.
“Dia sakit-sakitan dan terbukti mengidap diabetes. Kemudian dia sudah tua dan juga dia dianggap sebagai tokoh masyarakat. Itu kami nyatakan dalam putusan,” ujarnya.
Sementara itu mengenai adanya bentuk kekecewaan dari segelintir orang, Sayyed menyatakan hal tersebut lumrah terjadi. Menurut dia vonis bukan sebatas menghukum orang namun usaha untuk memberikan perbaikan.
“Tujuan vonis itu bukan balas dendam tapi pembinaan dan sarana perbaikan serta edukasi. Dalam persidangan, Chep terbukti melakukan perbuatan yang merugikan orang lain,” ujarnya.

No Responses

Comments are closed.

Read previous post:
pendaki tewas
Diduga Kedinginan, Mahasiswa IKJ Tewas Saat Mendaki Gunung Pangrango

CIANJURNEWS.COM – Seorang pendaki Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Kabupaten Cianjur tewas saat tengah berada di lokasi pendakian. Korban...

Prostitusi-Online-via-BBM
Orang Tua Laporkan Adanya Praktik Prostitusi Online

CIANJURNEWS.COM – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur, menerima laporan adanya praktik prositusi melalui dunia maya...

uang-palsu
Polsek Ciranjang Temukan Puluhan Lembar Upal Didalam Mobil

CIANJURNEWS.COM - Jajaran petugas dari Polsek Ciranjang Kabupaten Cianjur berhasil menemukan ratusan lembar uang palsu (upal) dari sejumlah negara, Rabu...

kejari-cianjur
Buron Satu Tahun, Mantan Kades Diciduk

CIANJURNEWS.COM - Tim dari Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur, berhasil menangkap buronan tersangka korupsi Dana Desa Peradaban,...

kecelakaan
Kecelakaan Buruntun Belasan Orang Luka Berat Dua Meninggal

CIANJURNEWS.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan satu Bus pariwisata dengan sejumlah kendaraan lain, senin malam kemarin (26/5) sekitar pukul 21.00...

Close