Tak Tahan Sakit Berkepanjangan, Cristotomus Soeparmo Nekad Bunuh Diri

bunuhdiri
CianjurNews.com – Diduga akibat tidak tahan menghadapi sakitnya yang dideritanya, seorang kakek tua nekad mengakhiri hidupnya sendiri. Cristotomus Soeparmo nama kakek tersebut, tewas mengenaskan dengan luka di bagian urat nadinya . Korban yang warga Kp.Landbau Rt.005/015 Desa Sindanglaya Kecamatan Cipanas tersebut diketahui sudah hidup dalam keadaan sakit yang cukup lama. Pria tua kelahiran Semarang tahun 1948 tersebut hidup sebatang kara menempati rumah milik anaknya yang sedang tinggal di Australia.
Korban ditemukan pertama kali oleh Tuti Suntiyah (52 tahun) pembantu rumahnya Minggu (1/3 )pagi hari sekitar pukul 08.00,  saat akan bekerja di rumah korban. Namun Tuti sangat kaget ketika melihat banyak darah berceceran diruang tamu sampai dapur. Di dapur itulah Tuti menemukan korban sudah terbujur kaku dengan luka sayat dibagian nadi tangannya. Tuti segera melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat dan Ketua RT segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Menurut Tuti korban sudah sering mengatakan akan bunuh diri karena tidak tahan dengan penyakit yang dideritanya. Sore hari sebelum kejadian korban sempat memanggil tukang pijat untuk sekedar meringankan rasa sakitnya.
Ketika dikonfirmasi pada Ketua RT 005 H. Dodi Junaedi, dia membenarkan bahwa Soeparmo adalah warganya yang telah tinggal disitu cukup lama dan sebatangkara
“Iya benar, Pak Parmo adalah warga kami yang telah hidup sebatangkara dan sakit-sakitan. Satu-satunya anak yang dia miliki tinggal di luar negeri dia sendiri di urus seorang pembantu”, ujar Dodi kepada CIANJURNEWS.
Sementara saat dikonfirmasi tentang peristiwa ini, Kapolsek Pacet Polres Cianjur Kompol Wadi Sa’bani,SH,SIK menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis dari Polres Cianjur sehingga belum bisa dipastikan tentang kronologis pristiwa tersebut dan penyebab kematian korban pun masih menunggu hasil Autopsi dari Forensik/Rumah Sakit Cimacan.”
Di RS Cimacan, anak korban yang baru tiba dari jakarta  tidak bisa dimintai keterangan karena tampak masih syok. Keterangan lain menyebutkan bahwa korban yang selama hidupnya beragama Katolik berwasiat agar dimakamkam dengan cara Islam.
(Yusup Bachtiar/Tisu)

No Responses

Comments are closed.

Read previous post:
pameran cibeber
Produk Home Industry Dipamerkan di Alun-alun Cibeber

CianjurNews.com - Produk Industri Rumahan (Home Industry) yang tergabung dalam beberapa kelompok di Kecamatan Cibeber tadi pagi dipamerkan di lapang...

Reza Pelukis Cilik Asal Cianjur Selatan Tanpa Kedua Tangan
Reza Pelukis Cilik Asal Cianjur Selatan Tanpa Kedua Tangan

CianjurNews.com - Reza Della Saputra (9 Tahun) Siswa SD SLB Negeri Sukanagara, seorang pelukis cilik penyandang disabilitas membuktikan bahwa walaupun...

Saka Bakti Husada Gerakan Pramuka
40 Anggota dan Dewan Saka Bakti Husada BBPK Ciloto DiLantik

CianjurNews.com - Sebanyak 40 anggota baru Satuan Karya Bakti Husada (SBH) Gerakan Pramuka periode 2015-2018 yang membidangi kesehatan dilantik di...

linmas cipanas
70 Anggota Linmas Cipanas Diberikan Pembinaan

CianjurNews.com - Sebanyak 70 Orang anggota linmas di Desa Cipanas diberikan pembinaan,hal tersebut dipandang perlu dilakukan karena Linmas merupakan ujung...

suranto
Suranto Enggan Tanggapi Pencalonan Dirinya dalam Pilkada Mendatang

CianjurNews.com - Wakil Bupati Cianjur, dr.H. Suranto enggan menanggapi pertanyaan wartawan terkait kesiapannya untuk maju dalam pencalonan bupati dalam pilkada...

Close