Tuding Pemkab Penipu Sengketa Ruslag RB Mencuat

terminal rawabango
CIANJURNEWS.COM – Sengketa lahan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjuur dengan Pemilik lahan Teminal Rawa Bango di Jalan Raya Bandung, Kecamatan Karangtengah, Cianjur, terus bergulir meski Kepala Daerah telah berganti sebanyak empat kali. Sang penggugat, Adinurjaya (58), warga Jalan Sangkuriang Barat nomor 1, Kota Cimahi, mengaku ditipu Pemkab Cianjur, karena ruislag tanah milik yang sekarang jadi Terminal Rawa Bango (RB) oleh pemerintah, urung terwujud.
Setelah perjuangan mendapatkan haknya sempat tidak ada kabarnya, Adi (sapaan akrab) kembali mencuatkan permasalah yang menimpa dirinya ke publik Cianjur. Lewat jalur hukum, lelaki yang kini sedang menderita stroke itu, mencoba merebut haknya yang selama ini didholimi penguasa Cianjur. Adi berharap, lewat hukum yang adil, tanah ruislag yang dijanjikan akan segera terealisasi tanpa harus menuai masalah baru.
Kuasa Hukum Adinurjaya, Yusman, mengungkapkan, sidang tentang gugutan kliennya sudah dilaksanakan di PN Cianjur sejak pekan lalu. Diterangkan Yusman, permasalahan yang dihadapi kliennya, bermula ketika tahun 1997, Pemkab Cianjur menujuk PT Karsa Bayu untuk menggarap lahan yang kini menjadi Terminal Rawabango untuk dijadikan terminal. Namun ketika itu, PT Karsa Bayu tidak memiliki modal.
“Lalu, dicarilah semua pengusaha di daerah dan terpilihlah Adinurjaya sebagai pemberi modal dan kuasa direksi dari PT Karsa Bayu dengan kompensasi lahan pengganti yakni lahan yang kini menjadi taman hutan kota di sebelah Ramayana itu. Namun, setelah bertahun-tahun dan sampai hari ini, lahan itu tidak bisa dipakai untuk lahan usaha karena statusnya ternyata tanah wakaf dan bukan milik Pemkab,” ujarnya Yusman
Ketika melakukan kontrak dengan Pemkab Cianjur, waktu itu dari pihak Pemkab diwakili oleh Bupati Edi Sukardi. Dan, di dalam kontrak tersebut, sambung Yusman, dilengkapi pula dengan surat keputusan (SK) dari DPRD Kabupaten Cianjur, SK Gubernur Jawa Barat serta SK Departemen Dalam Negeri. Namun hingga saat ini, penggantian lahan yang dijanjikan tersebut tidak pernah terealisasi.
“Lahan yang jadi taman hutan kota di samping Ramayan itu sekarang ternyata tanah wakaf. Ya tentu saja ahli warisnya menggugat jika di tanah itu didirikan bangunan komersial. Bahkan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cianjur malah mengeluarkan sertifikat di zaman bupati Tjetjep bahwa tanah itu adalah aset Pemkab. Ini bukan hanya penyerobotan, tapi juga penipuan. Pemerintahan model apa ini,” kecam Yusman.
Mantan Ketua DPRD Cianjur, Gatot Subroto, pihak yang mengetahui permasalah menerangkan, menyatakan kalau lahan yang dipergunakan pemerintah untuk Terminal Rawa Bango, memang merupakan hak milik Adinurjaya.
Menurut Gatot, selain sebagai pemilik, Adinurjaya juga tercatat sebagai orang yang melaksanakan pembangunan Terminal sebagai pihak ketiga. Tapi ironisnya, setelah korban memberikan lahan miliknya dan membangun fisik terminal, Pemkab ingkar janji dengan semua yang sempat dikomitmenkannya.
“Pemkab kan berkomitmen ruislag dengan lahan di samping Ramayana. Tapi kita semua tahu, lahan itu merupakan lahan wakaf yang tidak boleh diperjualbelikan maupun ruislag. Terbukti pemberi wakaf menggugat saat tanah itu akan diambil alih Adinurjaya,” tegas Gatot
Sayang, hingga saat ini pemerintah belum juga memberikan keterangan resmi terkait masalah ini. beberapa pejabat Pemkab yang dianggap berwenang untuk memberikan keterangan terhadap kasus ini bungkam.

No Responses

Comments are closed.

Read previous post:
_DSC0326
Herman Siap Bantu Kembangkan SDM dan Pasar

CIANJURNEWS.COM -Derasnya kemajuan teknologi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi kalangan pemuda. Bila mereka tidak memiliki filter (penyaring) yang kuat,...

Jumat-Bersih-1
Herman: Jumat Bersih Tak Hanya Hari Jumat Saja

CIANJURNEWS.COM -- Gerakan budaya jumat  bersih terus digalakan Calon Bupati Cianjur periode 2016-2021, Herman Suherman. Herman melaksanakan Jumat bersih di...

perkebunan-MPM
Kesal Karyawan PT.MPM Curat Coret Kamar Majikan

CIANJURNEWS.COM – Kisruh antara perusahaan perkebunan dan pabrik teh PT MPM Ciseureuh Desa Batulawang Kecamatan Cipanas dengan karyawannya semakin panjang....

Ditunggu Warga Herman Hadiri Peringatan Isra Miraj
Herman Resmi Ajukan Pensiun

CIANJURNEWS.COM - Direktur PDAM Tirta Mukti Cianjur, Herman Suherman resmi mengajukan pensiun dari Pegawai Negeri Sipil . Hal ini dilaksanakan,...

adipura
Jelang Adipura PKL Wajib Hengkang

CIANJURNEWS.COM -- Seorang pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Mangunsarkoro, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, tampak bingung sesaat setelah mendapat satu...

Close