Wajib Ikut, LP3M Buka Kursus Batik Gratis di 32 Kecamatan

batik
CIANJURNEWS.COM – Pakaian dengan corak batik, kini menjadi trend tersendiri bagi siapapun yang memakainya. Bahkan memiliki batik sudah menjadi keharusan bagi sebagain besar masyarakat. Kebiasan baru itu, secara tidak langsung membuka peluang usaha bagi masyarakat Cianjur dan bisa dikelola dengan sistem rumahan. Meski begitu, membatik bukanlah hal gampang karena memerlukan skill yang mumpuni terutama dalam menentukan corak.
Meski dalam membatik memerlukan kejelian dan keahlian khusus, namun masyarakat yang berniat mempelajari seni membatik untuk kepentingan usaha maupun sekedar hobi, tidak perlu khawatir karena terhitung pada tanggal 1 Juni hingga 31 Desember tahun ini, LP3EM Hibar Kabupaten Cianjur, bakal menggelar pelatihan membatik secara gratis.
Ketua LP3EM, Harry M. Sastrakusumah, mengungkapkan, pelatihan batik akan digelar di 32 keamatan dan bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat yang memiliki keinginan mempelajari seni membatik. Warga juga, akan dibimbing langsung pelaku seni batik yang memiliki keahlian cukup.
“Semua warga bisa ikut kegiatan ini, sehingga seni membatik makin membudaya dan bisa dijadikan bantalan ekonomi masyarakat d ilingkungan sekitarnya.” Kata Harry saat ditemui di Sekretariat LP3EM di Jalan Adi Sucipto Lapang Badak Putih Cianjur.
Harry mengungkapkan, semakin tingginya minat masyarakat mengenal seni batik dan mempergunakan baju batik sebagai pakaian sehari-hari, Kabupaten Cianjur bisa saja meraih predikat sebagai kota batik ke 3 tingkat nasional.
“Itu hasil yang bisa dicapai secara prestise. Namun lebih penting, bagaimana kita melestarikan batik ini sebagai warisan budaya yang harus terus dipelihara keberadaan, sehingga dapat diterima semua generasi bangsa,” tambahnya.
Tambahnya, LP3EM yang selama ini melakukan upaya pelestarian batik dan peningkatan kualitas batik di Cianjur, akan terus melakukan terobosan sehingga batik tidak hanya milik para priyai tapi semua kalangan berhak mengenakan batik.
“Kita juga mendorong agar usaha membatik ini bisa memberikan kontribusi besar bagi pemerintah dalam mengentaskan permasalahan lahan pekerjaan,” tukasnya.
Terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Perempuan Women’s Care Cianjur, Susianti, mengaku cukup tertarik dan mendukung pelaksanaan kegiatan belajar membatik. Bahkan dikatakan Susi, kegiatan itu wajib diikuti para perempuan di Cianjur karena bisa menjadi satu peluang usaha yang bisa dikelola di rumah.
“ Ya kalau perempuan bisa membatik dan hasilnya layak untuk dijadikan produk pasar luas, kenapa tidak para perempuan cianjur yang selama ini kerap mengadu nasib sebagai TKI mencoba untuk mengadu peruntungan dengan menjadi pengusaha batik,” komentar Susi.

No Responses

Comments are closed.

Read previous post:
panglejar
Anggota DPR-RI Prihatin Alih Fungsi Lahan Merajarela

CIANJURNEWS.COM – Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri di sepanjang Jalan Raya Bandung di Kecamatan Sukaluyu dan Mande, membuat...

Jatisari Harus Tetap Jadi Pasar
Herman : Jatisari Harus Jadi Pasar Tetap

CIANJURNEWS.COM- Sepanjang jalan Jati Sari  Desa Jatisari Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cianjur nampak ramai.  Banyak warga Sindangbarang mengunjungi pasar mingguan  yang...

TKI
Lag-lagi, TKW Cianjur Kembali Jadi Korban

CIANJURNEWS.COM - Nasib nahas dialami Nitalia binti Sutisna Lili, TKI asal Kampung Tabrik RT 02/02, Desa Mulyasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten...

KJ
Percepatan DOB Jadi Andalan, Politisi Muda Asal PAN Asep KJ Daftar Cawabup di Gerindra

CIANJURNEWS.COM– Putra Asli Cianjur Selatan, Asep Kurnia Jaya, yang dikenal dekat dengan Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa, Selasa kemarin (5/5) ...

LKPJ
Aktivis Desak DPRD Tidak Kongkalikong Bahas LKPJ 2014

CIANJURNEWS.COM -- Sejumlah organisasi pergerakan anti korupsi, mendesak dewan agar tidak ada kongkalikong dalam proses laporan keterangan  pertanggungjawaban bupati tahun...

Close